Kopi Jawa, Kopi Manis yang Pekat Dengan Aroma Rempah

budidaya kopi jawa 1024x480 » Kopi Jawa, Kopi Manis yang Pekat Dengan Aroma Rempah

Kopi jawa (Java coffee) adalah kopi yang ditanam dan dikembangkan di Pulau Jawa, Indonesia. Nama Jawa merupakan identitas untuk dijadikan nama kopi dari Pulau Jawa. Kopi jawa sudah sangat terkenal di dunia Internasional karena kualitas yang disandangnya. Kopi jawa dikenal bercitarasa kopi manis yang pekat beraroma rempah-rempah, yang disukai dunia barat sehingga menjadi kopi komoditas ekspor berkualitas Internasional.  Jenis kopi jawa yang dihasilkan didominasi oleh kopi jawa arabika dan sebagian kecil kopi jawa robusta.

Sejarah Kopi Jawa

Kopi jawa pertama kali dibudidayakan oleh pemerintah kolonial Belanda. Awalnya Nicholas Witsen walikota Amsterdam memerintahkan Adrian van Ommen, Komandan VOC di Pantai Malabar membawa benih kopi ke daerah Batavia yang sekarang disebut Jakarta. Kemudian benih kopi tersebut dibudidayakan di lahan milik Gubernur VOC yang bernama Willem van Outhoorn di daerah Pondok Kopi sekarang di kawasan Bilangan Jakarta Timur.

Hasil uji coba budidaya kopi jawa di bawa ke Amsterdam, disana para ahli biologi di Hortus Botanicus kota Amsterdam menilai citarasa dan mutu kopi jawa sangat tinggi melebihi yang mereka ketahui. Mereka segera mengirim contoh tanaman kopi jawa ke Eropa, salah satunya di budidayakan di kebun raya kerajaan Perancis.

Hasil budidaya tanaman kopi jawa di Perancis disebarkan ke berbagai negara jajahan mereka diantaranya ke Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Dengan tersebarnya hasil budidaya kopi jawa ke berbagai wilayah di belahan dunia makin dikenalah citarasa dan aroma kopi jawa yang khas dan mutu kopi jawa yang mantap di dunia internasional, mereka mengenal kopi jawa, kopi manis yang pekat beraroma rempah-rempah.

Citarasa Kopi Jawa

Bentuk kopi jawa berbeda dengan bentuk kopi asal daerah-daerah di Nusantara, baik dengan kopi asal Sumatera maupun Sulawesi. Aroma kopi jawa yang sangat khas adalah mengandung aroma tipis rempah-rempah, hal ini disebabkan kondisi tanah, cuaca dan kelembaban udara yang mendukung.

budidaya kopi jawa » Kopi Jawa, Kopi Manis yang Pekat Dengan Aroma Rempah

Citarasa kopi jawa tidak sekaya kopi Sumatera atau Sulawesi, hal ini diduga karena proses pengolahan kopi jawa menggunakan proses pengolahan kopi secara basah atau wet process, namun  kopi jawa memiliki rasa yang kuat dan pekat yang menjadikan kopi jawa dinilai berkualitas dan banyak disukai pecinta kopi.

Keunggulan Kopi Jawa

Kopi jawa yang sangat dikenal oleh dunia internasional sehingga seringkali menjadi identitas atau penyebutan kopi Indonesia. Hal ini disebabkan karena faktor sejarah dahulu sejak zaman kolonial Belanda dimana kopi jawa sudah sangat dikenal cita rasa dan mutunya di dunia , dimana di dunia barat terkenal istilah “a Cup of Java” sehingga terkesan kopi Indonesia identik dengan sebutan kopi jawa. Dunia barat mengenal kopi jawa, kopi manis yang pekat beraroma rempah-rempah.

Keunggulan kopi jawa yang sudah sangat dikenal dari segi aroma yang menghadirkan aroma tipis rempah dan dari segi rasa menghadirkan rasa yang kuat dan pekat dengan rasa kopi manis, ditunjang dengan kadar keasaman kopi jawa yang cukup rendah. Kopi jawa yang sangat terkenal berkadar asam rendah, dengan bentuknya yang besar adalah kopi jawa Jampit dan Blawan.

Produksi Kopi Jawa Arabika

Produksi kopi jawa terdiri dari produksi kopi jawa arabika dan kopi jawa robusta. Pusat budidaya dan produksi kopi jawa arabika terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Produksi kopi jawa arabika di Jawa tengah berasal dari daerah perkebunan kopi di Tawangmangu lereng gunung Lawu, yang masih memproduksi kopi jawa tipe S line, tipe tanaman kopi asli peninggalan Belanda. Tawangmangu sengaja dipilih oleh orang Belanda untuk lahan perkebunan kopi karena kontur pegunungan dan kondisi tanah serta cuaca yang mendukung pembudidayaan kopi.

Pusat produksi kopi jawa arabika di Jawa Timur dipusatkan di pegunungan Ijen, ujung timur Pulau Jawa.

Daerah Jember dikenal sebagai daerah penghasil kopi jawa, namun dari daerah pegunungan Jember sampai Banyuwangi terdapat perkebunan kopi jawa arabika dan kopi jawa robusta.

Produksi Kopi Jawa Robusta

Pulau Jawa selain memproduksi kopi jawa arabika, juga menghasilkan kopi jawa robusta. Pusat budidaya kopi jawa robusta di daerah Jawa Timur dipusatkan di daerah Blewan Kayu Mas, dan Jampit serta sebagian daerah pegunungan di Jember. Dengan besarnya budidaya kopi jawa yang berkualitas, bercitarasa kopi manis yang pekat beraroma rempah-rempah yang disukai negara-negara Eropa menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar ketiga didunia.

Artikel Terkait: