Cara Praktis Minum Kopi Instan Tanpa Ampas

kopi instan tanpa ampas 1024x480 » Cara Praktis Minum Kopi Instan Tanpa Ampas

Kopi instan adalah produk kopi yang sudah melalui proses penyangraian, penggilingan, pengekstrakan dan pengeringan yang dikemas sedemikian rupa dan bersifat mudah larut dalam air serta tidak meninggalkan ampas kopi.

Kopi instan merupakan kopi kemasan praktis dimana konsumen tinggal mencampur dengan air panas dan mengaduknya dengan sendok maka kopi siap dinikmati. Saat ini kopi instan menjadi produk yang sedang popular karena sebagian orang menginginkan cara praktis minum kopi.

Kopi instan dalam kemasan disajikan dalam bentuk ekstrak kopi murni (tanpa campuran) dan ekstrak kopi dengan tambahan gula, dan bahan campuran seperti cokelat atau kakao, susu dan lain sebagainya. Dalam pembuatan kopi instan seringkali sudah diberi rasa dan aroma tertentu untuk memperkuat citarasa kopi instan.

kopi instan tanpa ampas » Cara Praktis Minum Kopi Instan Tanpa Ampas

Keunggulan kopi instan  diantaranya:

  1. Kemudahan menikmati kopi siap saji

Kopi instan yang dikemas dengan berbagai kemasan praktis bisa memudahkan konsumen menikmati kopi dimana saja.

  1. Mudah larut dalam air
  2. Tidak meninggalkan ampas atau endapan.

Proses Pembuatan Kopi Instan

Produk kopi instan dibuat dengan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Proses penyangraian (roasting)

Biji kopi yang telah dikupas (kopi beras) yang telah kering disangrai dengan kadar panas tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan. Penyangraian kopi bisa memberikan aroma kopi yang lebih baik dan lebih kuat.

  1. Proses Penggilingan

Biji kopi yang telah disangrai kemudian dihaluskan melalui proses penggilingan (grinding)

sampai halus.

  1. Proses ekstraksi

Kopi yang telah halus kemudian diekstrak menggunakan teknokogi pengekstrakan dengan tekanan tinggi. Kopi diekstrak setelah sebelumnya dicampur air panas dan dilakukan pengadukan. Setelah diaduk-aduk kopi diekstrak dan disaring menggunakan penyaring kopi (percolator) agar padatan kopi yang tidak terlarut dipisahkan dan mengepres sisa ampas kopi, sehingga esens kopi yang sudah diekstrak terpisah dengan ampasnya.

  1. Teknokogi penyaringan

Kopi yang sudah diekstrak kemudian disaring agar partikel kopi berukuran seragam dan memisahkan bahan seperti ter di dalam kopi dan bahan yang tidak mudah larut. Kopi hasil penyaringan kemudian dipekatkan.

  1. Proses pengeringan

Selanjutnya kopi hasil penyaringan yang sudah pekat dikeringkan di dalam silinder dengan menggunakan metode  freeze  drying atau spray  drying, dengan suhu panas berkisar sekitar 250 °C.

  1. Pengurangan kadar air dan pembuangan ampas kopi

Pengurangan kadar air dilakukan agar kopi instan hasil pengolahan mudah diseduh.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kopi instan adalah sebagai berikut:

  1. Air yang digunakan dalam proses ekstraksi kopi harus merupakan air yang berkualitas baik karena berhubungan dengan pembuatan bahan pangan, sehingga harus memenuhi persyaratan standar mutu atau baku mutu air minum.
  2. Standar kopi instan yang dihasilkan dari pengolahan biji kopi sampai berbentuk kemasan siap seduh harus memenuhi standar mutu yang telah baku berdasarkan SNI 01-2983, 1992, dimana kualitas hasil kopi instan harus memenuhi standar keadaan bau yang normal, rasa kopi yang normal, kafein 2-8%, jumlah gula maksimal 10% dan harus meminimalisir cemaran logam berat seperti Timbal (Pb) maksimal 2 mg/kg, Tembaga (Cu) maksimal 30 mg/kg dan Arsen (As) maksimal 10 mg/kg, juga tidak mengandung kapang yang melebihi 50 koloni/g dan bakteri yang melebihi 300 koloni/g ketentuan.
  3. Kualitas rasa yang dihasilkan kopi instan bisa diuji oleh ahli kopi dengan analisa sensori dari para panelis yang sudah terlatih melalui penyampaian kesan yang dominan saat minum kopi instan tersebut.

Artikel Terkait: